Apakah Tidak Apa-Apa Jika Teh Diseduh Terlalu Lama?

Ahli kesehatan mengatakan kalau tidak cuma pilih style teh, langkah menyeduh teh bisa juga memengaruhi manfaat serta kegunaan kesehatan yang dapat diperoleh dari minuman herbal ini. Tidak cuma banyaknya air, sebagaimana lama waktu kita menyeduh teh pula semestinya kita simak. Walau sebenarnya, cukup banyak orang-orang yang condong menyeduh teh dalam saat yang sangatlah lama lantaran airnya masih ada dalam keadaan yang panas atau memang ingin membuat teh jadi lebih rasa-rasanya. Tetapi, apa tidak apa-apa kalau kita menyeduh teh kelamaan?

Ahli teh bernama Ratna Somantri mengatakan kalau teh yang terus terusan diseduh bisa menjadi sangatlah pekat serta condong pahit. Lantaran pekat serta pahit, kita bakal condong mengimbuhkan gula buat menyamai rasa itu, walau sebenarnya, ahli kesehatan mengatakan kalau teh nyata-nyatanya semestinya tidak dikonsumsi tanpa ada gula supaya kegunaan kesehatannya dapat kita temukan. Diluar itu, kebanyakan mengonsumsi gula jelas tidak baik buat kesehatan kita lantaran dapat menambah risiko terserang diabetes atau penyakit beresiko yang lain.

Ratna meneruskan kalau waktu menyeduh teh nyata-nyatanya dapat berikan kegunaan yang tidak sama dari minuman ini. Jadi contoh, teh yang diseduh sangatlah lama serta pekat nyata-nyatanya sering diperlukan jadi obat diare oleh orang waktu lampau. Ini bermakna, kalau kebanyakan teh bisa membuat lancar metode metabolisme, jadi teh yang diseduh lama serta pekat nyata-nyatanya dapat turunkan metode metabolisme pada tubuh.

Suhu air yang kita pakai kala menyeduh teh nyata-nyatanya pula semestinya kita pikirkan. Menurut Ratna, lebih baiknya kita menyeduh teh pada air dengan suhu 70 derajat Celcius dalam saat kurang lebih 2 menit saja. Kalau kita menyeduhnya dengan suhu yang lebih panas, jadi kandungan anti-oksidan pada teh di khawatirkan akan rusak. Namun, buat teh yang terbuat dari bunga kamomil atau chamomile nyata-nyatanya butuh air bersuhu 90 derajat Celcius saat 3 sampai 4 menit supaya aromanya dapat keluar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *